Berita Terpercaya aslidomino

SITUS ONLINE TERPERCAYA UANG ASLI INDONESIA™

Harga Rokok Indonesia Semakin Tidak Terjangkau Seiring Menurunnya Rokok ILegal

Harga Rokok Indonesia Semakin Tidak Terjangkau Seiring Menurunnya Rokok ILegal

Harga Rokok Indonesia Semakin Tidak Terjangkau Seiring Menurunnya Rokok ILegal – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menurunkan peredaran rokok ilegal menjadi 7,04 persen pada 2018. Salah satu dampaknya adalah harga rokok semakin tak terjangkau.

Harga Rokok Indonesia Semakin Tidak Terjangkau Seiring Menurunnya Rokok ILegal

Baca juga: Viral Makassar: Pesta Seks Oleh Sekelompok Remaja Dibawah Umur

ASLIDOMINO – Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan,Heru Pambudi, mengatakan peredaran rokok ilegal telah menurun dari puncaknya pada 2016 sebesar 12,14 persen menjadi 7,04 persen pada 2018.

Penurunan 5,1 persen dari 12,14 persen ke 7,04 persen,” kata Heru, di Kantor Kementerian Keuangan, di Jakarta, Kamis (20/9/2018). Heru mengungkapkan, dampak dari penurunan peredaran rokok ilegal adalah harga rokok yang semakin tidak terjangkau. Ini karena masyarakat beralih ke rokok legal yang dikenakan pajak dan cukai, pengenan tarif tersebut sebesar 65 persen dari harga rokok.

Baca juga: Reaksi Roro Fitria Ketahui Barang Berharga Raib Akibat Rumah 

AGEN DOMINO – Dalam 5 tahun harga rokok semakin sulit terjangkau, ini tidak terlepas dari pengendalian, tutur dia. Peredaran rokok ilegal membuat rokok legal sulit bersaing di pasar. Lantaran harga rokok ilegal jauh lebih murah karena tidak membayar cukai. Kalau rokok ilegal bersaing dengan legal kalah dia (ilegal), dengan diberantas ilagal ini harga akan naik,” ujar dia.

AGEN POKER – Dia menyebutkan, manfaat pemberantasan rokok ilegal adalah‎ menciptakan pasar rokok legal sekitar 18,1 miliar batang sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Pemerasan Terhadap Keluarga Gadis Remaja Korban Penculikan Di Bandung

Selain itu, menumbuhkan penerimaan cukai 14,4 persen hal ini didorong peningkatan volume rokok legal sekitar 17,7 persen. Dengan ada pemberatasan rokok ilegal konsumen berlaih dari ilegal jadi ilegal, tenaga kerja buruh linting kurang lebih 25 ribu orang penambahan jam kerja produksi mesin 1,3 kali lipat, kata dia.

DOMINO ONLINE – Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan, penurunan peredaran rokok ilegal mencapai tiga persen pada 2019. Selama dua tahun ‎terakhir peredaran jumlah rokok ilegal terus menurun.

Baca juga: Warganet Heboh Dengan Viralnya Mobil Dikelilingi Untuk Didoakan

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi mengatakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengarahkan peredaran rokok ilegal terus menurun. Pada 2019 mencapai 3 persen.

AGEN DOMINO TERPERCAYA – ‎Target tahun depan diarahkan Menteri Keuangan harus sekitar 3 persen, syukur-syukur tahun berikutnya sudah 0,” kata Heru, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 20 September 2018.

Heru pun mengimbau kepada produsen dan pengedar rokok ilegal untuk meninggalkan kegiatan usahanya. Lantaran, instansinya akan meningkatkan penindakan peredaran rokok ilegal untuk mencapai target penurunan tiga persen.

Dirjen Bea Cukai dan pajak sudah turun. Sekarang ini peringatan untuk pemain yang melakukan pelanggaran cukai rokok. Kami ingin menurunkan jadi 3 persen tahun depan, tutur Heru.

Baca juga: Jangan Sesekali Gabung Gelek Dan Baygon Seperti 2 Cewek Ini

AGEN BANDAR KIU  Heru menuturkan, penurunan peredaran rokok ilegal dalam dua tahun terakhir, yaitu 10,9 persen pada 2017 dan 2018 menjadi 7,04 persen merupakan hasil dari operasi pemberantasan yang dilakukan secara besar-besaran. Pada 2019, operasi pemberantasan akan lebih besar.

Penurunan tahun lalu kami melakukan dua operasi besar. Yang kita gempur tidak mesti pabrik luar biasa besar, mereka sudah mulai pabrik kecil-kecil dilakukan di mana-mana, ujar dia.

Harga Rokok Indonesia Semakin Tidak Terjangkau Seiring Menurunnya Rokok ILegal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DMCA.com Protection Status Frontier Theme